Kami yang dari kampung halaman dengan jumlah enam orang,tinggal bersama dalam satu rumah yang boleh di katakan kumuh.Kami ke pekanbaru hanya bertujuan untuk mencari ilmu dan kehidupan yang memadai di masa depan esok, yaitu kuliah.Di rumah ini kami membayar kontrakan pertahun dengan biaya 7.000.000 kami membayar untuk satu tahun kedepan dan akan pindah tahun depan jika jangka waktu kontrakan telah habis.
Dalam rumah mempunyai dua kamar, sekamar berkapasitas tiga orang dan terkadang juga ada empat sekamar,kamar nomor 1 di tempatkan oleh ; jhoni rembo, epentdriadi,ryan palza dan di kamar nomor 2 : jefferson,bhoby,jonathan.
Pagi hari jika mata kuliah jam tujuh pagi,antrian panjang pun terjadi di kamar mandi apalagi jika yang pertama mandi epentdriadi antrianpun akan berlangsung lama.Sampai sekarang kamipun tidak tahu apa yang menyebabkan epentdriadi menghabiskan waktu lama dikamar mandi.
Setelah mandi pagi hampir dari kami berenam tidak pernah merasakan sarapan pagi,beruntunglah bagi teman yang asli pekanbaru yang masih tinggal bersama keluarga dan terutama dengan kedua orang tua tidak seperti kami semua serba-serbi sendiri nyuci,makan,masak,belum lagi kalau uang kiriman sudah habis sebelum tanggal kiriman berikutnya,hidup terasa tidak hidup bisa-bisa makan sehari hanya sekali saja.
Demikian pahit kehidupan dikos ini tapi demi masa depan pahitpun tidak apa-apa selalu berdoa dan berusaha.
Demikian pahit kehidupan dikos ini tapi demi masa depan pahitpun tidak apa-apa selalu berdoa dan berusaha.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar